Perilaku Internet (Online) Anak


Norton Online Family dari symantec melansir laporan yang mengungkapkan beberapa aspek rahasia tentang perilaku anak-anak ketika berinternet. berdasarkan survey yang dilakukan terhadap 24 Negara di bumi selama periode februaru dan maret 2011 pada 4.553 anak-anak pengguna online berusia 8-17 tahun, sekitar 58% anak-anak dari seluruh dunia menghadapi pengalaman negatif saat berinternet. Tahun lalu angka ini mencapai 62%. Tidak jarang dari mereka menjadi korban kejahatan internet (Cybercrime). Bahkan laporan ini juga mengindentifikasikan masalah baru yakni “cyberbaiting” dimana anak-anak mengejek guru dan mengganggu kelas kemudian merekamnya dan mengupload ke interner melalui ponsel, selain itu tingginya jumlah belanja inline anak-anak yang menggunakan kartu kredit orang tuanya semakin meningkat.
Trend Berinternet Anak

  • 95% selama periode 2010-2011, 9 dari 10 orang tua mengetahui anaknya mengakses internet.
  • 62% selama 2010, 62% anak-anak mendapatkan pengalaman negatif saat berinternet.
  • 58%, 2011, 58% anak-anak mendapatkan pengalaman negatif saat berinternet.

Keamanan Internet Sekolah

  • 51% Hanya separuh guru yang mengatakan mereka berinteraksi dengan siswanya melalui jejaring sosial.
  • 24% secara global, seperempat guru mengatakan sekolah mereka tidak memiliki materi pelajaran keamanan berinternet.
  • 12% 1 dari 10 guru tahu jika sekolah mereka memiliki kurikulum keamanan berinternet.

Kebiasaan Belanja Online

  • 46% Hampir separuh dari orang tuanya mengizinkan anak-anaknya berbelanja menggunakan kartu kredit mereka.
  • 30% Hampir sepertiga dari orangtua yang mengizinkan¬† anak-anaknya berbelanja online menggunakan kartu kredit milik orangtuanya mengatakan anak-anak menggunakannya tidak izin.
  • 23% Hampir sepertiga dari orangtua yang mengizinkan¬† anak-anaknya berbelanja online menggunakan kartu kredit milik orangtuanya mengatakan anak-anak berbelanja melebihi limit kredit.

Memilih Bungkam

  • 20% 2 dari 10 anak yang mengalami pengalaman negatif selama berinternet memilih bungkam dan tidak mengatakannya kepada orang tua karena meraka takut mengalami masalah.
  • 19% seperlima dari anak-anak takut orang tuanya bereaksi berlebihan.

Kebutuhan

  • 44% Hampir separuh siswa berfikir mereka sedikit sekali mendapatkan pendidikan tentang keamanan berinternet.
  • 70% 7 dari 10 orangtua setuju bahwa seharusnya sekolah memberikan kepada anak-anak mereka pendidikan keamanan berinternet.
  • 80% 4/5 guru setuju memberikan pendidikan keamanan berinternet.

Internet Sekolah

  • 91% Mayoritas guru, orangtua dan siswa percaya bahwa sekolah sangat mungkin menjadi temat integrasi teknologi internet.
  • 84% Mayoritas siswa percaya bahwa sekolah sangat mungkin menjadi temat integrasi teknologi internet.
  • 83% Mayoritas orangtua percaya bahwa sekolah sangat mungkin menjadi temat integrasi teknologi internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s