69 Galaksi Hiperaktif Ditemukan


WASHINGTON, KOMPAS.com – Astronom menemukan 69 galaksi kerdil hiperaktif dengan teleskop antariksa Hubble. Galaksi-galaksi itu berjarak sekitar 9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Galaksi tersebut membentuk bintang dengan sangat cepat sehingga populasi bintangnya akan menjadi 2 kali lipat dalam 10 juta tahun. Sebagai perbandingan, Bimasakti butuh waktu 1.000 kali lebih lama.

Tim astronom dengan Harry Ferguson dari Space Telescope Science Institute (STScI) sebagai co-author dalam penelitian menemukan galaksi kerdil tersebut lewat proyek Cosmic Assembly Near-earth Deep Extragalactic Legacy-Survey (CANDELS). Penemuan galaksi kerdil itu sangat mengejutkan. Pasalnya, selama ini diyakini bahwa pembentukan bintang berlangsung lambat dan memakan waktu lama.

Baca lebih lanjut

Iklan

Hari Pahlawan 10 November


Tanggal 10 Nopember diperingati sebagai Hari Pahlawan. Hari di mana para pejuang Indonesia mempertahankan kedaulatan negara yang dicoba dirampas kembali kemerdekaannya oleh Belanda yang membonceng sekutu di kota Surabaya. Dalam pertempuran yang menewaskan banyak pejuang itu, Bung Karno pernah menyebutnya sebagai sebuah peristiwa heroik dengan semangat macan.

Memang mempertahankan kemerdekaan amat berat. Kita tahu bahwa hal itu adalah sebuah perjuangan yang dihiasi oleh darah dan air mata. Amat terasalah perjuangan itu ketika pertama-tama berada dalam situasi kemerdekaan. Memang benar tidak semudah merebutnya.

Kini situasi sudah jauh berubah. Tak ada lagi penjajahan sebab seluruh bangsa-bangsa di dunia ini sudah menjadi negara berdaulat dan kemerdekaaan sudah menjadi sebuah hal universal bagi seluruh negara di manapun itu.

Masalah yang kita hadapi adalah bagaimana mengisi dan mempertahankan kemerdekaaan. Semangat 10 Nopember adalah kekuatan untuk hal itu. Kita tahu bahwa persoalan yang kita hadapi sekarang ini adalah persoalan yang berat. Penjajah memang tak lagi datang, tetapi bahwa model lain dari penjajahan itu sudah menjadi persoalan kita sejak lama.

Dari dalam diri kita sendiri, penjajah datang dalam bentuk kebuntuan cara berpikir. Persoalan besar kita adalah persoalan kemiskinan, kebodohan, kemelaratan politik serta apatisme. Orientasi ke masa depan hampir tidak ada. Kalau kita berjalan sampai ke pelosok dan pedalaman negeri ini, yang ada hanyalah ketidakmampuan mengerti dan merancang mengenai masa depan.

Baca lebih lanjut

FOSS dan Sistem Operasi


Author : Rakhjib Martapianur

Kenapa saya harus menggunakan FOSS?
Pertanyaan sederhana sebenarnya, namun menjadi sangat luar biasa ketika pertanyaan semacam itu di
lontarkan oleh dosen-dosen atau tenaga pengajar yang ada di negri kita ini. Ironis memang, tapi itulah
faktanya. Disaat negara-negara lain berlomba-lomba untuk mencipta, negara kita sedang asik-asiknya
menjadi penikmat dan pengguna biasa saja.
Jujur saya bukan seorang yang pandai dalam hal menulis dan mengemukakan pendapat, tapi untuk kali
ini saya coba untuk memberanikan diri menulis pandangan saya tentang open source dan indonesia.
Sejarah Singkat FOSS (GNU/LINUX)
FOSS sebenarnya sudah mulai di kenal sejak tahun 1960-an dan 1970-an berawal dari budaya “hacker”
lewat beberapa komunitas-komunitas kecil yang ada di laboratorium komputer Stanford, Berkeley, dan
lain sebagainya. Dalam komunitas kecil tersebut seluruh anggota bebas ber expresi dan
mengembangkan semua aplikasi yang kemudian source code (code aslinya) di sebar luaskan atau
dibagikan secara bebas kepada anggota komunitas tersebut, masalah muncul ketika masuk pada tahun-
tahun 1970-1980 dimana William H. Gates atau yang lebih kita kenal dengan nama Bill gates
mengeluarkan surat terbuka pada tanggal 3 februari 1976 berikut petikan isi surat tersebut :
Mengapa ini? Hobbyists harus hati hati, sebagian besar Anda mencuri perangkat
lunak Anda. Perangkat keras harus dibeli, tetapi perangkat lunak menjadi sesuatu
untuk dibagi. Siapa yang mau peduli jika orang yang bekerja untuk itu mengambil
bayaran?
semenjak saat itulah perangkat-perangkat lunak proprietary (berbayar) mulai mengambil kesempatan, perusahaan Symbolics pun didirikan pada awal-awal tahun 80-an yang tujuannya adalah untuk
mengambil kode-kode yang tersedia secara bebas dari laboratorium MIT (sebuah laboratorium
kecerdasan yang didirikan oleh Artificial Intelligence). Yang kemudian kode-kode tersebut akan di
jadikan proprietary atau tidak tersedia secara bebas lagi, ini artinya secara terang-terangan perusahaan
symbolics ingin menghapus budaya berbagi yang sangat umum pada saat itu.
Baca lebih lanjut

Hari Sumpah Pemuda


Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Baca lebih lanjut

Ahlussunnah Wal Jama’ah (ASWAJA)


P r o l o g
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah sebuah organisasi kader yang menjadi salah satu elemen gerakan mahasiswa di Indonesia. PMII merupakan wadah perjuangan, kreativitas dan proses aktualisasi diri bagi semua kader, dengan catatan bahwa mereka memiliki integritas, loyalitas dan komitmen yang kuat, serta tanggung jawab yang nyata sebagai bagian dari elemen gerakan mahasiswa. Dalam setiap langkah dan geraknya (both the way to move ‘n to act), PMII tetap komitmen untuk selalu berpegang teguh pada setiap prinsip, kerangka nilai, lebih-lebih pada setiap produk hukum (AD/ART) yang dihasilkan melalui mekanisme organisasi sehingga legal secara hukum dan kuat dalam aspek legitimasinya (merupakan kesepakatan bersama sesuai prosedur organisasi). Sesuai dengan namanya, PMII mempunyai acuan prinsipil dari sumber-sumber ke-islam-an (Khususnya Islam Aswaja) dan ke-Indonesia-an (Pancasila). Dua entitas sumber prinsipil tersebut menjadi sangat penting bagi PMII, karena kedua sumber nilai tersebut sama memiliki karakteristik nilai yang universal, fundamental (mendasar) dan bersifat terbuka satu sama lainnya, bahkan bagi kemungkinan-kemungkinan dialog dengan nilai-nilai agama, keyakinan dan ideologi lainnya. Dari dua sumber acuan prinsipil tersebut (ke-Islam-an Aswaja dan ke-Indonesia-an), kita akan lebih spesifik membahas, apa itu Aswaja? Dan apakah kaitan Aswaja dengan PMII sebagai elemen pergerakan mahasiswa di indonesia tercinta ini?

ASWAJA (Ahlussunnah Wal Jama’ah)

Baca lebih lanjut